Etika ketika meminta bantuan ke lembaga pencari kerja di Jepang

Etika ketika meminta bantuan ke lembaga pencari kerja di Jepang

Etika meminta bantuan lembaga pencari kerja

Ada beberapa etika dalam mencari pekerjaan atau melamar pekerjaan di Jepang dengan lembaga ketenagakerjaan. Tapi ingat bahwa kita juga harus mempunyai etika saat meminta bantuan dari agen pencari kerja tersebut.

Ketika Anda akan bekerja di perusahaan Jepang, Anda harus tahu etika bekerja di Perusahaan Jepang. dengan mengetahuinya, Anda akan lebih mengenal suasana kerja di Jepang.

Dan, karena ini berbicara tentang etika dalam meminta bantuan lembaga pekerjaan agar dicarikan kerjaan, Anda harus tahu etika bisnis di Jepang.

Etika saat mencari pekerjaan

Artikel ini adalah intisari dan juga pengalaman pribadi penulis ketika meminta bantuan untuk mencari pekerjaan di sebuah institusi di Jepang.

Etika bagi pencari kerja

Jika kita akan meminta bantuan agen pencari kerja atau Jinzai Shoukai (agen tenaga kerja), kita juga harus memiliki etika yang mencerminkan diri kita sendiri. Kalaupun refleksi diri ini disalahgunakan atau tidak etis, dampaknya akan Indonesia. Ya, Indonesia. Ingat, meskipun kita hanya sebagian kecil dari manusia di Jepang, ada beban tak kasat mata yang kita pikul.

Baca Juga:   4 Twibbon Hari Pramuka 2021 Keren

Selama pandemi, banyak pekerjaan yang tidak stabil dan berujung lenyap. Bahkan ada yang bangkrut, sehingga angka pengangguran pasti akan meningkat.

Meski meningkat, ada juga orang yang kurang bersyukur dengan pekerjaan yang digelutinya saat ini. Bersyukurlah bahwa Anda masih memiliki pekerjaan untuk mendukung perekonomian Anda.

Mereka yang belum bekerja, di sisi lain, mencoba mencari orang yang memiliki kenalan di perusahaan untuk diajak bekerja sama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah agen pencari kerja Jinzai Shoukai. Jika Anda berada di Indonesia, Anda mungkin lebih mengenal institusi Jinzai Shoukai seperti Selnajaya, Fuji Bijak, JAC, dll. Omong-omong, saya juga menggunakan layanan JAC, lho.

Bagi yang berada di Jepang, mereka cukup sulit mencari pekerjaan dan mencoba meminta bantuan Jinzai Shoukai untuk tidak kembali ke Indonesia secepatnya karena ingin bekerja di Jepang..

Keterampilan JLPT N2 pun sulit untuk mencari kerja

Walaupun kita memiliki pengetahuan yang baik tentang bahasa Jepang, seperti JLPT N2, itu masih sulit karena semuanya masih belum stabil. Makanya banyak berdoa, sering mencari informasi tentang pekerjaan dan meminta bantuan Jinzai Shoukai adalah beberapa cara yang bisa dicoba.

Baca Juga:   Film Dragon Zakura 2, Cara Masuk Universitas Terbaik Tokyo

Jika Anda akan meminta bantuan Jinzai Shoukai, selalu ingat 3 faktor ini menurut artikel di FB Arya:

1. Beri tahu agen pencari (pelamar kerja) bahwa Anda juga bergabung dengan institusi lain atau mendaftar di perusahaan lain

Dengan pemikiran ini, pencari kerja akan tahu bahwa Anda sangat membutuhkan pekerjaan dan sedang berusaha, sehingga Anda tidak hanya mendaftar dengan satu kandidat, tetapi juga melamar yang lain.

Kelihatannya tidak eksklusif, tapi sebaiknya Anda jujur ​​karena saya yakin biro pencarian akan benar-benar mencarikan Anda pekerjaan. Juga, jika Anda mendapatkan pekerjaan di tempat lain, cobalah untuk memberi tahu agen pencarian juga agar mereka mengetahuinya juga.

2. Jangan berubah-ubah, jadilah kuat

Saya sering melihat ini. Ada yang ingin bekerja, tapi hanya karena alasan jarak, upah rendah, dll, akhirnya menolak pekerjaan. Halo!! Pencari dengan jujur ​​menemukan pekerjaan untuk Anda, jadi Anda dengan mudah mengatakan bahwa Anda tidak bisa karena alasan pasangan, orang tua, pendapatan rendah, dan jarak.

Baca Juga:   Tips Lulus JLPT (Japanese Language Proficiency Test)

Ingat, ketika dalam wawancara kerja atau proses wawancara, Anda akan berbicara tentang gaji, tempat tinggal, apakah orang tua Anda setuju atau apakah pasangan Anda bersedia untuk menindaklanjuti, dll. Anda akan bekerja, tetapi jika Anda menolak setelah kata penerimaan, tolong jangan buang waktu orang lain dengan omong kosong Anda.

3. Bohong

Dengan berbohong akan tercipta kebohongan lain yang akan merugikan diri kita sendiri dan juga orang lain. Tidak hanya waktu dan energi yang Anda curahkan untuk pekerjaan Anda, tetapi hak orang lain juga dapat diambil secara curang oleh Anda.

Ingatlah bahwa waktu sangat berharga bagi siapa pun, jangan pernah menggunakan orang lain dengan curang. Jika Anda masih tidak mengerti, bayangkan jika orang lain mengkhianati Anda. Apakah Anda menyukainya? Apakah Anda tulus memaafkannya? Tidak, kan?! Bahkan pengampunan membutuhkan waktu.

Selalu ingat, bekerja di Jepang itu sulit, tetapi ada hal indah jika kita berusaha sebaik mungkin. Persiapkan sebaik mungkin.

Jadilah orang baik, maka hal baik akan selalu menemanimu.