Jepang mencabut kondisi daruratnya
NHK

Jepang mencabut kondisi daruratnya

Jepang cabut kondisi darurat diberbagai aspek

Menurut CNN, Pada 30 September 2021 lalu, pemerintah Jepang mengakhiri kondisi darurat untuk Tokyo, Osaka, dan 17 prefektur lain dan mencabut tindakan anti-virus intensif yang mencakup di delapan prefektur lainnya.

Status kondisi darurat diberlakukan di area Tokyo selama sekitar dua setengah bulan, dan di Okinawa selama empat bulan. Ini menandai pertama kalinya sejak April bahwa Jepang bebas dari virus corona dan tindakan intensif lainnya.

Tujuan dari pemerintah terhadap pencabutan kondisi daurat adalah agar keseibangan antara pencegahan infeksi corona dan kelangsungan hidup sehari hari terjaga. Hal ini dilakukan agar bisa mendukung kegiatan lain agar lebih mudah dalam menjalani hidup. kemudahan ini terkait pengaturan sosial, termasuk tempat makan dan tempat acara, dan pada saat yang sama mendukung sistem medis dan peluncuran vaksinasi untuk memastikan semua orang dapat menerima perawatan yang diperlukan jika infeksi muncul kembali.

Baca Juga:   Reaksi Drake mendengar album Adele '30' lebih awal

Kemudahan ini termasuk pada orang yang belum vaksinasi dan akan melakukan perjalanan. Mereka didorong agar ikut tes terlebih dahulu dengan PCR dengan gratis bagi penumpang yang akan ke Okinawa agar destinasi wisata tetap berjalan.

Jepang memprioritaskan wanita hamil untuk divaksin

Tingkat Infeksi semakin menurun

Kasus infeksi semakin menurun di seluruh negeri. Bahkan orang yang mempunyai penyakit serius semakin berkurang lebih dari setengah dari level puncaknya. Tingkat hunia rumah sakit juga kini dibawah 50% di semua area dan tekanan pada sistem kesehatan juga semakin berkurang.

Tokyo melaporkan bahwa kasus baru sekitar 87 pada 4 Oktober 2021. Kasus tersebut merupakan jumlah sedikit ditahun ini yang berada dibawah 100. Pada hari yang sama, angka terinfeksi berjumlah 601. 693 dilaporkan sakit parah. Selama waktu terburuk di pertengahan Agustus, ada sekitar 25.000 kasus baru perhari dan 2000 orang dalam kondisi serius.

Baca Juga:   Jepang memprioritaskan wanita hamil untuk vaksinasi

Pedoman untuk pencegahan

Pedoman pemerintah pusat terkait dengan pencabutan kondisi darurat dan pencegahan bisa dicek langsung di website prefektur masing masing untuk lebih lengkapnya.

Restoran

Rata rata restoran diminta tutup sampai jam 8 atau 9 malam. Untuk orangpun hanya diizinkan 4 orang untuk sekali makan di satu ruangan.

Bisnis yang tekena imbas akan dapat kompensasi dari pemerintah.

Event

Event besar hanya boleh diisi oleh 50% dari kapasitas biasanya. Hal ini untuk mengurangi penyebaran virus corona di masyarakat.

Traveling

Bagi yang telah divaksinasi dan mau bekerja atau jalan jalan, selalu menjaga jarak dengan baik dan perusahaan diminta untuk mendukung pekerjaan secara fleksibel.

Bagi yang belum vaksinasi, diminta agar tetap melakukan pencegahan sebelum melakukan perjalanan antar perfektur

Baca Juga:   Link Download Twibbon Hari Santri Nasional 2021

Kenapa jumlah kasus menurun?

Omi Shigeru, kepala penasihat pemerintah mengatakan pada 28 September bahwa beberapa kasus menurun karena berbagai hal berikut, meskipun perlu dianalisis lebih jauh.

Faktor yang mempengaruhi jumlah kasus menurun

  • Waktu liburan yang telah berlalu
  • Respon orang terhadap berita medis
  • Sedikit orang yang berkunjung ke pusat keramaian
  • Tingkat vaksinasi membaik

Para ahli memperingatkan agar tidak lengah terhadap kondisi yang membaik ini.  Beberapa negara membuktikan bahwa setelah kondisi membaik, mereka lupa untuk jaga diri sehingga kasus kembali lagi naik.

Billie Eilish dan Olivia masuk dalam deretan 21 Under 21